Kau dan aku
Adalah pelaut yang kesepian
Sama-sama merindukan dermaga
Tempat berlabuh hati yang rapuh
Kau dan aku
Adalah kelasi yang sendirian
Terbata-bata membaca peta
Mengelana di antara biru yang seolah tak ada ujungnya
Saat badai melanda
Aku melihat kapalmu terempas
Tanpa pikir panjang aku melompat
Tanpa sekoci, tanpa pelampung,
Hanya keinginan kuat untuk menyelamatkanmu
Kapalmu porak poranda
Lengan dan wajahmu terluka
Aku menarikmu sekuat tenaga
Meski aku sendiri kehabisan daya
Pada akhirnya kita
Berdua terombang-ambing
Dimainkan ombak
Dinyanyikan petir
Ditangisi hujan
Kau dan aku
Pelaut yang sama-sama tenggelam
Tak pernah mencapai dermaga impian
Tapi
Di dalam mimpiku
Tubuh kita bersatu

Comments
Post a Comment