Aku ingin menghujanimu dengan selaksa puisi
Yang luruh dari jemari agar malammu tak lagi sunyi
Aku ingin menghujanimu dengan selaksa puisi
Yang acapkali menari-nari di kepalaku yang penuh mimpi
Aku ingin menghujanimu dengan selaksa puisi
Yang tiap baitnya serasi lagi menggetarkan hati
Aku ingin menghujanimu dengan selaksa puisi
Sementara telah lama pulpen dan kertasku kusimpan di laci
Aku ingin menghujanimu dengan selaksa puisi
Sementara rasa romantisku telah lama mati
Aku ingin menghujanimu dengan selaksa puisi
Sayang aku lupa bagaimana caranya
Menulis puisi yang menggugah sukma
Akhirnya aku hanya menulis ini
Sebuah puisi sederhana tentang
aku yang ingin menghujanimu dengan selaksa puisi
: Dari perempuan yang dulu sering menulis puisi, lalu lupa caranya

Comments
Post a Comment